Dalam di dasar pedalaman jiwaku Menggema puisi puisi tanpa kata Sebuah kata yang terhembus dalam nafas Di dalam benih hatiku yang tak dapat mencair Oleh tinta di atas kertas putih Direlung hatiku rasa cinta yang membara Yang mengalirkan rasa sayang Namun tiada bisa ku menyentuh hatimu hingga dalam Aku akan mengalirkan dan selalu menatapmu Ku saksikan dari mata hatiku Hingga ku tenggelam di dalam mimpiku Mengapai dirimu wahai pujaanku Indah bagiku disini selalu memujamu Sanggupkah selalu ku jaga hasrat dalam diri Mimpi cinta selain denganmu Sudah terukir kau dalam relung hati Makna cinta kini nampak pada bayang bayangmu Dan getar getar adanya cinta telah berasa Untuk membagi cinta bersamaku Dan hanya untukmu
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar